21 Desember 2009

Aku Dimakamkan Hari Ini



Aku Dimakamkan Hari Ini


Perlahan, tubuhku ditutup tanah,
perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah langkah terakhir mereka
aku sendirian, di tempat gelap & pengap yang tak pernah terbayangkan,
sendiri, menunggu keputusan ...
sendiri, menunggu pengadilan agung

teman temanku,sahabat sahabatku, belahan hati, belahan jiwa pun pergi meninggalkanku sendiri
ayah, yang di darahnya mengalir darahku, tak juga mau tinggal bersamaku,
rekan bisnis, atau orang-orang lain,
aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.

teman temanku,sahabat sahabatku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,
keluargaku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga,
Tangan kananku menghibur mereka, namun tak tersentuh
kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan,
tetapi aku tetap sendiri, disini,
sendiri menunggu perhitungan ...

Menyesal sudah tak mungkin,
Tobat tak lagi dianggap,
dan ma'af pun tak bakal didengar,
aku benar-benar harus sendiri...

Tuhanku, (entah dari mana kekuatan itu datang,
setelah sekian lama aku tak lagi dekat dengan-Nya),

jika Kau beri aku satu lagi kesempatan,
jika Kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,
beberapa hari saja...

Aku harus berkeliling, memohon ma'af pada mereka,
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku.
yang selama ini telah aku sakiti hati nya
yang selama ini telah aku bohongi

Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,
yang kukumpulkan dengan wajah gembira,
yang kukuras dari sumber yang tak jelas,
yang kumakan, bahkan yang telah kutelan habis.
Aku harus tuntaskan janji janji palsu yg sering ku umbar dulu


Dan Tuhan,
beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
untuk berperilaku santun,
dan berkeliling menebarkan harumnya ilmu & amal

untuk berbakti kepada ayah dan ibu tercinta,
teringat kata kata kasar dan keras yg menyakitkan hati mereka ,
maafkan aku ayah dan ibu ,
mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayang mu

beri juga aku waktu ….Tuhan
untuk berkumpul dengan keluargaku, teman temanku,sahabat sahabatku,
untuk sungguh sungguh beramal soleh ,
Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu, yaa Tuhan
bersama mereka ... bersama kaum miskin, yatim dan piatu
yang selama ini selalu kusia-siakan

begitu sesal diri ini
karena hari hari telah berlalu tanpa makna
penuh kesia siaan
kesenangan yg pernah kuraih dulu,
dalam hura-hura, maksiat, noda dan dosa
kini tak ada artinya sama sekali

Aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma'afkan,
dan semua menjadi terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar