Mungkin blog kali ini akan sangat panjang dan terlalu banyak beretorika. Saya tidak mengharuskan kalian membacanya, karena memang saya membuat blog ini bukan dengan syarat harus kalian baca, saya suka menulis dan menulis menyukai saya.
Mungkin bukan waktunya lagi untuk saya menggunakan nama samaran, jadi untuk kalian yang membaca dan mengetahui cerita saya, tolong tetaplah diam karena kami bukan kalian dan saya sudah cukup lega dengan apa yang saat ini telah saya utarakan.
Dengan bantuan doa serta dukungan dari berbagai pihak yang telah dengan sabar mendengarkan rengekan - rengekan saya, terutama dari Bunda, akhirnya saya mengungkapkan apa yang saya rasakan selama ini. Saya lupa kapan terakhir kali merasakan "perasaan" ini, pastinya seorang sahabat bilang "Baru kali ini twins gw deg2an kayak orang bego!" dan itu sangat benar!!
"Aku nyaman sama kamu, aku mau kepastian dan aku sayang kamu.." Itulah 3 kalimat inti dari ungkapan saya, apa yang ada di ubun-ubun semuanya sudah keluar dan terealisasikan! Saya puas dan sukses tidak bisa merasakan kaki saya yang terasa membeku karena rasa deg-degan yang luar biasa dasyat.
Hari kedua sekaligus terakhir kali kami bertemu di penghujung tahun 2010 ini, dia sama sekali enggak menjawab ataupun menyinggung pernyataan saya semalam dan sayapun tidak ingin dicap "murahan" dengan membombardirnya dengan berbagai ucapan.
Tanpa terasa sore berlalu dan kami harus terpisah. Bukan cuma terpisah waktu tapi juga jarak maka dari itu bbm saya berucap "see u for a long long time, maybe.."
Jogja - Jakarta, 12 jam perjalanan darat dan itu bukan waktu yang sebentar. Saya lupa bagaimana rasanya jatuh cinta, terserah bila kalian menganggap saya terlalu hiperbola! Apa yang saya rasa kepada AK beda, ini bukan lagi perasaan ketika saya SMP bahkan SMA atau bukan lagi ucapan "ih, cowok itu lucu deh.." Ini benar - benar beda.
20 tahun saya hidup, saya benar - benar menangisi 2 orang lelaki, mantan saya dan AK dan tangisan itu tumpah malam ini dipelukan orang yang sama, Bunda! Saya berfikir sejenak, apa jadinya jika bunda enggak ada di sisi saya terutama disaat - saat seperti ini.
Bunda banyak kasih masukan dan intinya adalah, "kalian bukan lagi anak kecil!" Sejujurnya masih banyak yang ingin saya tulis, tapi rasanya biarlah saya menikmati tangisan ini terlebih dahulu..
ps: ati - ati mas di jalan pulang, i love you.
xoxo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar