kau dan aku,
tanpa disadari, kita terikat satu sama lain tanpa pernah saling mengikat.
apakah ini kutukan atau anugrah?
hanya sudut pandang kita yang bisa menamainya.
apakah itu cinta?
apakah kita memiliki perasaan yang sama?
yang pasti, yang bisa kita lakukan hanya menunggu,
apakah jalinan tadi akan mengurai atau bahkan semakin erat mengikat.
dan saya tahu, hangat ini akan terus ada meskipun rasanya tak lagi sama.
tanpa disadari, kita terikat satu sama lain tanpa pernah saling mengikat.
apakah ini kutukan atau anugrah?
hanya sudut pandang kita yang bisa menamainya.
apakah itu cinta?
apakah kita memiliki perasaan yang sama?
yang pasti, yang bisa kita lakukan hanya menunggu,
apakah jalinan tadi akan mengurai atau bahkan semakin erat mengikat.
dan saya tahu, hangat ini akan terus ada meskipun rasanya tak lagi sama.
Kalimat yang mungkin lebih tepat di anggap puisi di atas adalah sebuah notes dari sahabat gw, Tri Pritha D.P.
awalnya gw gak ngerti sama maknya itu, tapi setelah dia menjelaskan dengan sabar ke gw, gw pun mengerti "Makna" di balik semua kalimat di atas..
Tanpa gw sadari, gw dan sahabat sahabat gw mengikat apa yg kami miliki untuk sesuatu yg hingga saat ini sulit kami dapatkan "lagi" namun ketika sesuatu itu kita miliki kembali, mungkinkan "rasa" ini masih sama seperti yg dulu?
Hanya Tuhan yang tahu benar akan jawabannya..
berat bgt kata" gw kaga ngertii !!
BalasHapus^_^ !!
hhaha..